Minggu, 29 Desember 2013

Hari ke-6: Toko Baru

Kamis, 26 Desember 2013

Seperti biasa bila kami ingin mendapatkan (membeli) sesuatu kami akan mengecek barang tersebut ada di toko om Anda atau tidak. Sayangnya keripik pisang sari raos kesukaan istri adikku hanya tinggal 4 bungkus di toko om Anda dan rencananya adikku akan naik bis malam ini untuk menemui sang istri. Jadilah saya mengajak keponakan, Azalia, berkunjung ke Toko Baru yang letaknya cukup jauh dari rumah (untuk ukuran Sorowako, untuk ukuran kota besar seperti Makassar dan Jakarta jarak tempuh sepuluh menit menggunakan kendaraan tentu terhitung dekat).

Toko Baru. Toko ini bukan baru di Sorowako. Sejak saya masih pakai seragam putih merah pun toko ini sudah ada di Sorowako. Dan nama Toko Baru itu melekat hingga kini. Letaknya di Pontada dekat dengan gedung megah milik PT Vale Indonesia, Tbk, Gedung Ontaeluwu. Beberapa bulan sebelumnya, dalam rangka renovasi, Toko yang di desain seperti supermarket (jangan bayangkan seperti hypermart, lotte, atau carrefour ya) ini 'mengungsi' ke dormitory yang letaknya di dekat-dekat situ juga. Akhirnya setelah renovasi, Toko ini kembali ke letaknya semula. Bedanya kali ini pintu depannya bukan menghadap ke gedung Ontaeluwu, tetapi membelakanginya dan berhadapan pula dengan masjid Al Fath Pontada. Saya menduga perubahan tata letak pintu masuk ini untuk memperluas parkir kendaraan pelanggannya.

Seraya menikmati wajah baru Toko Baru ini, saya berhasil mendapatkan keripik pisang sari raos pesanan adikku :)

Azalia dan kunjungan pertamanya di Toko Baru yang berwajah baru

Toko Baru tampak depan. Dulunya bagian ini merupakan tampak belakang dari Toko Baru.

Sabtu, 28 Desember 2013

Hari ke-5: Toko Om Anda

Rabu, 25 Desember 2013

Hampir setiap hari saya selalu mampir di toko Om Anda. Nama tokonya bukan om Anda, tapi saya menyebutnya begitu karena toko itu memang milik om Anda secara harafiah, milik om saya yang nama kecilnya Anda. Nama toko ini sangat singkat. Awalnya nama toko ini adalah toko KITA. Saya yakin dan percaya kalau maksudnya juga secara harafiah, kita ya saya dan kamu dan kalian. Seiring berjalannya waktu dan semakin banyaknya pelanggan, nama toko KITA hanya di atas kertas ataupun sebatas cap yang dibubuhkan pada nota belanja bagi pembeli yang membutuhkannya. Toko ini ramai dikenal sebagai toko Anda. Maksudnya orang-orang ini adalah toko milik seseorang yang bernama Anda. Akhirnya om saya merubah nama tokonya menjadi Toko ANDA. 

Demikianlah sekilas cerita tentang toko milik om Anda. Letaknya di pasar Sorowako, hanya kurang dari lima menit berjalan kaki dari rumah saya. Alhamdulillah toko om saya ini cukup ramai. Dan konsekuensi sebagai pedagang dengan pelanggan lumayan banyak di kota kecil seperti Sorowako membuat om saya banyak mengenal dan dikenal oleh orang-orang di Sorowako. Jadilah saya yang hampir setiap hari mampir (kadangkala setiap hari) sering bertemu pula dengan beberapa orang. Di tempat ini saya menjalin silaturahim dengan orang-orang yang saya kenal dan kadang sekian lama baru bertemu. Di tempat ini juga saya sering ngobrol ringan dengan pemilik tokonya, ya om Anda ataupun istrinya ataupun para sepupuku (yang sudah dibiasakan jualan di toko sepulang sekolah).

Ada satu hal yang istimewa pada diri om Anda. Saya ingat om Anda membeli seperangkat kamera cctv sekitar setahun yang lalu. Kami selalu menanyakan kapan benda itu dipasang di sudut-sudut tokonya. Bukan rahasia lagi bagi kami kalau ada satu dua orang yang tega memanfaatkan keramaian toko om saya ini. Tapi om Anda selalu mengedepankan menjaga perasaan para pelanggannya yang jujur sehingga kamera cctv itu urung bertugas. Mungkin karena kasihan juga sama perangkat cctv menganggur di rumahnya, akhirnya ketika Rabu sore saya mampir, saya tersenyum melihat sebuah tv layar datar kecil bertengger di rak dekat meja kasir yang menayangkan siaran langsung di tiga penjuru toko om Anda.
Om Anda dan CCTV

Kamera cctv itu membantu orang jujur tampak benar jujur dan orang yang tidak jujur jadi malu untuk menampakkan aslinya :)

Selasa, 24 Desember 2013

Hari ke-4: Bola dan Air

Selasa, 24 Desember 2013

Hari keempat! Menjelang jam 9 pagi, Azalia sudah di rumahku. Kali ini bersama bola bergambar spongebob miliknya. Keponakanku ini memang suka sekali bola. Dia tertawa lepas ketika melihat mammi men-drible bola spongebob dan sampai tertawa dan teriak kesenangan ketika kami melibatkan dia bermain bola. Bagiku, lumayan buat olahraga pagi :)

Oh iya, bola bukan satu-satunya kesukaan keponakanku. Azalia juga senang sekali main air. Setiap dia akan dimandikan oleh mammi, pasti mammi berganti pakaian dulu. Soalnya anak kecil ini suka mencipratkan air ke mana-mana. Kalau ibunya yang mandikan, wah, kamar mandi ramai dengan seruan ibunya yang terkena cipratan air. Ya namanya juga kalau masuk kamar mandi ya harus siap basah ;p

Siang di hari Selasa ini, saya membiarkan Azalia bermain di halaman kecil rumahku. Pelan-pelan dia mendekati kran air yang letaknya lebih tinggi dari tempatnya berpijak. Belum lagi dengan ember bekas tempat cat yang membuatnya harus jinjit untuk mewujudkan keinginannya memutar kran. Berhasil! Air mengucur keluar dan tangan kecilnya pun basah sesuai keinginannya :)

 

Hari ke-3: Steve Jobs

Senin, 23 Desember 2013

Hari ketiga liburanku di rumah. 

Buku Biografi adalah salah satu bacaan kesukaanku. Dan salah satu buku biografi yang saya miliki adalah Steve Jobs yang dituliskan oleh Walter Isaacson. 'Steve Jobs' sangat setia menemaniku di awal tahun 2012 saat mengantri bensin di spbu Sorowako. Masa itu, entah karena kelangkaan bbm entah mobil baru yang semakin menjamur di Sorowako, yang jelas kalau mulai mengantri pada pukul 06.00 pagi maka insya Allah dapat terlayani sekitar pukul 09.00 pagi. Jadilah saya yang setiap pekan mengantri bensin selalu membawa bekal sarapan, kopi dan bacaan (ya Steve Jobs ini). Setelah masa antrian panjang berakhir, ternyata saya belum selesai membacanya. Sekarang saatnya. Mumpung cuti :)



Senin, 23 Desember 2013

Hari ke-2: Taman Tambang Wallacea Sawerigading


Minggu, 22 Desember 2013

Hari kedua liburanku. Hari ini sebagai tante yang baik, saya sudah berniat untuk mengajak keponakan jalan-jalan. Hari Minggu seharusnya dia bersama orang tua nya tetapi kebetulan hari itu ibunya ikut pelatihan dari AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) dan ettanya (sebutan untuk bapak) sibuk mengurusi taman depan rumahnya, jadilah rutinitas keponakanku yaitu berkunjung ke rumah mammi tidak mengenal hari libur :D

Saya mengajaknya ke Taman Tambang Wallacea Sawerigading. Di sana ada banyak macam pepohonan yang dirawat oleh nursery PT Vale Indonesia, Tbk, ada beberapa macam kendaraan tambang seperti dump truck yang sudah dimuseumkan (ya dimuseumkan beneran di taman tambang), juga ada anoa (hewan khas sulawesi selatan yang katanya sudah langka) dan rusa. 



Namanya saja anak umur 16 bulan, Azalia menikmati kunjungannya ini dengan berjalan dan berlari semampunya mumpung banyak pijakan untuknya berlari. Ada satu hal yang menarik perhatian saya (sebagai tante, sebagai guru tk, dan sebagai lulusan fakultas psikologi), Azalia membenarkan pendapat para ahli psikologi perkembangan bahwa anak-anak itu belajar melalui bermain. Saat itu Azalia lagi asyik-asyiknya berjalan di atas jalanan yang telah dikeraskan (mirip aspal tapi bukan aspal karena masih berupa kerikil yang dipadatkan saja). Tiba-tiba tanpa sengaja dia menginjak daun kering yang menimbulkan bunyi khasnya (bunyi 'krik' gitu? hahahaha). Dia berhenti sejenak. Lalu berjalan lagi dan ketika matanya melihat ada daun kering, dengan sengaja Azalia menginjaknya dan krik, Azalia tertawa. Alhasil sepanjang jalan yang mampu disusurinya dia berusaha menginjak daun kering. Azalia bermain dengan daun kering di jalan dan tanpa dia sadari dia sudah bisa membedakan bunyi :D

Liburanku seru juga!
 

Minggu, 22 Desember 2013

Hari ke-1: Rumah

Sabtu, 21 Desember 2013

Hari pertama 'liburan' (maksudnya cuti) panjang akhir tahunku dibuka oleh keponakanku, Azalia (16 bulan), yang pagi-pagi sudah ada di rumahku. Anak kecil ini punya rutinitas pagi berkunjung ke rumah neneknya yang dia panggil mammi (dan saya juga tinggal di rumah mammi, ibuku sendiri hehehe). Jadilah hari pertama liburanku sibuk menemani Azalia bermain, menikmati kunjungan ke etta (panggilan untuk nenekku), dan ditemani Azalia ke toko kelontong om Anda di pasar dekat rumah. 

Hari pertama yang menyenangkan. Walaupun tidak seperti liburan panjang sebelumnya yang biasanya saya habiskan di luar rumah. Kali ini di rumah saja :)



Rabu, 11 Januari 2012

Kejutan di awal tahun

11 Januari 2012

Surprise!
Sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit
Bersusah-susah dahulu bersenang-senang kemudian
Mungkin pepatah-pepatah itu yang bisa mewakili perasaanku. Kejutan yang paling menyenangkan bagi seorang guru adalah saat ada murid yang ketika pertama kali bertemu dia sama sekali tidak tahu apa-apa dan tidak percaya diri, eh tiba-tiba menunjukkan hal yang sebaliknya. Hari ini ada dua muridku yang memberiku kejutan. Di tengah riuhnya tangan yang teracung berharap nama mereka disebut untuk menjawab pertanyaanku, dua tangan bocah itu ada di antaranya. Aku memandangi wajah mereka untuk memastikan, lagi bercanda apa serius. Wajah mereka penuh pengharapan. Serius.

Kusebut namanya. Dia menyambar dengan jawabannya. Kubalas dengan senyuman lebar dan tepukan tanganku. Wajahnya ikut tersenyum, antara senang dan malu.

"Wow, he speaks English now," hatiku pun masih takjub terpukau.

Oh iya, ini pelajaran bahasa Inggris. Yang kami bahas adalah dialog sederhana dengan gambar mengenai makanan.

Pertanyaanku berikutnya mengalun kembali membuat banyak tangan teracung. Kini giliran yang seorang lagi. Dia memanfaatkan momen itu dengan gugup namun berhasil mendapatkan senyuman lebarku lagi. 

Aaaaah rasanya saya susah berhenti tersenyum.